Langsung ke konten utama

Hakikat Dakwah Dalam Islam

     Sumber Gambar. (Istockphoto) 

Pada pengertian dakwah munculnya hakikat dakwah Islam, bahwa dakwah Islam adalah menanamkan aqidah tauhid dalam konteks “hablun manallah” dan menegakan keadilan sosial dalam konteks “hablun manannas”, dan dalam actionnya adalah amar makruf nahi mungkar. dalam arti amar makruf nahi munkar; ialah ajakan untuk mengerjakan kebaikan dan kebajikan, dan larangan atau pencegahan melakukan keburukan dan kemunkaran, dan bisa diartikan hijrah dari situasi yang jelek, buruk, kacau, tidak adil, tidak makmur dan destruktif menuju situasi yang baik, bagus, aman,-tenteram, adil, makmur dan konnstruktif. 
Dengan merealisasikan hakikat amar makruf, nahi munkar ini dapat terbentuk moral dan spritual bangsa didataran bumi ini dalam bentuk kearifan-kearifan insan, agar manusia mendapatkan kembali martabat kemanusiaannya sebagai hamba Allah, sebagai dapat memegang kembali amanah sebagai khalifah Allah., Maka rasa cinta, syukur, dekat dan ingat kepada Tuhan dapat diwujudkan dalam bentuk keadilan sosial dan perjuangan membebaskan umat manusia dari keterbelakangan, kezhaliman, kebodohan, kemiskinan dan rasa tidak aman. 

Dengan ungkapan lain, hakikat dakwah adalah suatu upaya untuk merubah suatu keadaan menjadi keadaan lain yang lebih baik menurut tolok ukur ajaran Islam sehingga seseorang atau masyarakat mengamalkan Islam sebagai ajaran dan pandangan hidup. Pengkondisian dalam kaitan perubahan tersebut, berarti upaya menumbuhkan kesadaran dan kekuatan pada dari objek dakwah. agar perubahan dapat menumbuhkan kesadaran dan kekuatan pada diri objek, maka dakwah juga harus mempunyai makna bagi pemecahan masalahan kehidupan dan pemenuhan kebutuhannya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tiga Wasiat Dari Surat Al-An'am

Sumber Gambar. (Pexels)  Wasiat pertama:  Untuk tidak menyekutukan Allah (berbuat syirik). Karena kesyirikan adalah pokok segala yang diharamkan dan induk segala dosa. Berkata sahabat Ibnu Mas’ud, Aku bertanya kepada Rasululloh tentang dosa apa yang paling besar? Beliau menjawab: Kamu menjadikan sekutu bagi Allah padahal Dia yang menciptakanmu.”  [Muttafaqun ‘alaihi] Kesyirikan adalah dosa yang Allah tidak akan mengampuninya bila seorang tidak bertobat darinya. Allah Ta’ala berfirman: إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. An Nisa: 48) Sesungguhnya, terbebasnya keyakinan dari noda kesyirikan dan kemurnian iman merupakan jalan keselamatan dan pondasi kokoh yang agama ini dibangun diatasnya. Bila keyakinan seorang tidak lepas dari kesyirikan maka amalan sep...